Thursday, December 27, 2012

Darah Tali Pusat

Darah tali pusat bayi anda mengandung sel induk (stem sel atau sel punca) yang merupakan salah satu sumber utama untuk transplantasi di dunia sejak transplantasi pertama dilakukan pada tahun 1988. Saati ini, lebih dari 80 jenis penyakit sudah dapat disembuhkan dengan sel induk darah tali pusat, diantaranya :
  • Beberapa jenis kanker dan sindroma kegagalan sumsum tulang seperti leukemia dan kanker darah 
  •  Kelainan metabolism bawaan lahir 
  •  Kelainan darah seperti thalassemia 
  •  Defisiensi imunitas 
Masa depan sel induk 
Peneliti di seluruh dunia melanjutkan penelitian untuk memaksimalkan potensi penggunaan sel induk. Beberapa penelitian sudah dilaporkan untuk mengobati beberapa penyakit seperti dibawah ini : 
  • Penyakit Alzheimer, Stroke, Liver, Jantung, Distrofi Otot, Diabetes, Cidera Tulang Belakang, Regenerasi Tulang, Regenerasi Kulit dan Jaringan pada korban luka bakar.
Bagaimana darah tali pusat diambil?
Prosedur pengambilan darah tali pusat adalah aman, cepat dan tidak sakit bagi bayi dan ibu. Pengambilan darah tali pusat ini dapat dilakukan oleh dokter anda baik pada persalinan normal ataupun persalinan ceasar.

Apa yang terjadi jika anda kehilangan kesempatan untuk mengambil darah tali pusat bayi anda?
Anda hanya punya satu kesempatan untuk menyimpan darah tali pusat bayi anda yaitu pada saat kelahiran. Jika anda terlewat, anda hanya dapat mengambil dan menyimpan untuk bayi anda yang berikutnya. Tetapi jika anda membutuhkan sel induk untuk transplantasi dan tidak menyimpan darah tali pusat bayi anda, anda dapat menghubungi bank darah tali pusat public diseluruh dunia untuk mendapatkan yang cocok dengan biaya sekitar US$ 20,000.

Apa yang dapat dilakukan sel induk darah tali pusat untuk keluarga anda?
Sel induk darah tali pusat pasti cocok untuk bayi anda. Dengan menyimpan darah tali pusat bayi anda, anda telah menyediakan sumber sel induk yang berhubungan genetic yang siap untuk saudara kandung dan anggota keluarga yang lainnya.
Kemungkinan kecocokan terhadap keluarga :
  • Saudara kandung bayi s/d 75%
  • Orangtua bayi s/d 50%
Menyimpan darah tali pusat bayi anda berarti melindungi kesehatan bayi anda di masa yang akan datang. Dengan hanya satu kali kesempatan untuk menyimpan darah tali pusat bayi anda adalah sangat penting untuk memilih bank darah yang sudah berpengalaman dan mendedikasikan diri untuk menjaga darah tali pusat bayi anda.


Sekitar Tangan dan Kaki

Setelah lahir, bayi memiliki postur tangan dan kaki seperti dalam rahim, yaituu dalam posisi menekuk mendekati tubuh. Jari-jari tangannya akan menggenggam dan sulit dibuka. Bila dikagetkan, tangan dan kakinya seperti mengejang yang disebut efek moro, akan menghilang dalam beberapa bulan. Saat menangis tangan dan kakinya akan bergetar.

Yang perlu ibu perhatikan adalah apakah kedua tangan dan kakinya simetris baik saat bergerak  atau saat diam. Adakah bagian kaki atau tangan yang lebih lambat atau jarang bergerak. bila ada perbedaan antara kanan dan kiri, ibu harus segera berkonsultasi dengan dokter.

Bentuk kaki juga sering mengkhwatirkan orang tua. Bentuk kaki yang cenderung menekuk ke dalam terjadi karena mereka sudah melakukannya hampir sembilan bulan dalam kandungan, perlahan bayi akan menyesuaikan dengan dunia luar. Ibu bisa membantuntunya dengan menggerakkan kakinya dalam posisi berjalan. Namun, perlu waspada bila telapak kaki tetap menghadap ke dalam dan sulit ibu perbaiki posisinya, konsultasikan ke dokter saat kontrol.


Apa Itu Kolik??

Pernahkah anda panic menghadapi tangisan bayi yang tak kunjung berhenti? Tidakan apapun telah anda lakukan untuk membuatnya berhenti menangis, namun semua yang anda lakukan tidak ada yang berhasil menenangkannya.

Bila demikian mungkin si kecil terkena kolik. Kolik terjadi pada bayi yang sehat yang tiba-tiba menangis tanpa henti tanpa sebab yang jelas. Kaki biasanya iangkat, perutnya keras atau kembung. Tidak aa sebab yang pasti dari kolik. Konon ini merupakan proses adaptasi bayi terhadap  lingkungan barunya.
Yang terpenting, ibu harus tetap mewaspadai penyebab lain mengapa bayi menangis terus. Apakah dia tampak sangat kesakitan, telinganya sakit, demam, buang air besarnya cair atau berdarah. Ada bagian tubuh yang nyeri bila disentuh atau tak juga reda hingga tiga jam? Jika ya, mungkin bukan kolik penyebabnya.

Kolik tidak berbahaya dan sering terjadi mulai umur bayi dua atau tiga minggu dan akan hilang dengan sendirinya setelah bayi berumum tiga bulan.  Orang tua biasanya akan panic melihat si kecil tak berhenti menangis terus menereus selama 2-3jam. Apalagi kolik sering terjadi pada malam hari ketika semua orang tidur dan ibu sudah kelelahan.

Kunci mengatasi kolik adalah menenangkan diri ibu sendiri dan keluarga bahwa tangisan ini akan segera berlalu dan tidak berbahaya. Si kecil bisa disellimuti, dipeluk, diusap-usap perutnya, diayun-ayun, dibawa jalan-jalan, dinaynyikan lagu atau diperdengarkan suara-suara ritmis. Bila ibu kelelahan, letakkan kembali si kecil di perbaringan, hibur dia dan beristirahatlah.


Tahap Perkembangan Bahasa Anak




  •   Lahir – 2 bulan
    • Menangis ketika lapar,mengikuti arah suara 
  • ·         2 – 6 bulan 
    •  Berceloteh, tertawa, berteriak riang, mengeluarkan suara-suara lucu.
  • ·         7 – 12 bulan 
    •  Mengucapkan ‘ba’, ‘da’, ‘ka’ dengan jelas, mengulang beberapa suku kata, mulai mengerti kata ‘tidak’, mengikuti instruksi sederhana seperti ‘bye-bye’ atau main ‘ciluk ba’.
  • ·         12 – 18 bulan 
    •  Mengucapkan dua-tiga patah kata bermakna, menunjukkan objek-objek yang dilihat dibuku dan dijumpainya setiap hari, mengucapkan dan meniru kata yang ederhana dan sering didengarnya dan mengekspresikannya, menghasilkan kurang lebih 10 kata yang bermakna.
  • 18 - 24 bulan
    • Perbendaharaan kata mencapai 20 kata, mulai sering mengutarakan pertanyaaan sederhana seperti 'mana', 'dimana', dan memberikan jawaban singkat seperti 'tidak', 'disana', 'disitu', 'mau'. Kata-kata yang ering diucapkan masih tidak jelas misalnya, balon jadi aon, roti jadi oti, mulai menggunakan kata-kata yang menunjukkan kepemilikan seperti 'punya sisca', 'punyaku'.
  • 3 - 4 tahun
    • Mampu menggunakan kata-kata yang bersifat perintah, mengenali kata-kata baru dan terus berlatih untuk menguasainya, mulai mengenali konsep-konsep tentang kemungkinan, kesempatan dengan, 'andaikan', 'mungkin', 'misalnya', 'kalau'. Perbendaharaan katanya makin banyak dan bervariasi, menggunakan kalimat yang utuh, makin sering bertanya sebagai ungkapan rasa ingin keingintahuan mereka.
sumber